Tips Foto Landscape

Nine Photoworks, Nine Photowork, Nine, Photoworks, Photography, Photographer, Fotografi, Tips, Fotografer, Prewedding, Wedding, Foto Manten, Yogyakarta, Jogjakarta, Nikon, Canon, Leica, Tips Fotografi, Foto Pernikahan, Review Kamera, Camera Review, DSLR, SLR, Digital Camera, Kamera Digital, Exposure, Metering, Tutorial, Trik, Foto Landscape, Landscape, Portrait, Foto, Photo, CPL, Filter, Wide, View, Panorama, Angle, Shutter, Shutter Speed, ISO, Aperture.Jika mata kita melihat pemandangan sawah yang menghijau, awan yang berombak, langit yang memerah, terasa indah dan sejuk bukan? Karena itu foto landscape menjadi salah satu hal yang paling penting dalam fotografi. Dimana dengan foto landscape akan dapat mengasah mata kita untuk mencari sisi menarik dari suatu objek foto yang sangat luas. Foto landscape yang baik dan indah dapat membawa daya imajinasi kita untuk masuk kedalam foto dan ikut menikmati keindahannya. Landscape sendiri menurut bahasa berarti pemandangan. Pemandangan disini bisa berarti sangat luas, tidak selalu pemadangan alam, bisa pemandangan gedung, kota, dan lain sebagainya. Lalu bagaimana cara menghasilkan foto landscape yang indah? Bagaimana cara menentukan sisi menarik dari foto landscape. Berikut beberapa tips dan saran yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber:

Tips Awal Sebelum ke Lokasi

1. Kamera
Sebelum ke lokasi, ada baiknya mempersiapkan peralatan yang akan digunakan, yang pertama adalah kamera. Persiapkan kamera anda terlebih dahulu, charge baterei, setting mode picture dengan mode Landscape. Atau jika anda sudah punya settingan sendiri untuk landscape maka hal yang perlu diperhatikan adalah Sharpness, Contrast, dan Saturasi warna. Karena untuk foto landscape memerlukan warna yang natural dan hidup, tajam, dan tingkat Contrast yang pas.

2. Lensa
Gunakan lensa dengan Focal Length kecil, atau biasa disebut lensa Wide. Seperti lensa Kit 18-55mm, maka gunakan Focal Length di 18mm. Atau bisa dengan lensa Wide yang lain seperti 10mm, 12mm, 14mm, 16mm, dan lain sebagainya. Tujuannya?? Agar semua view landscape dari kanan ke kiri tertangkap semua oleh kamera, tanpa kita sibuk maju mundur. Bayangkan jika kita foto landscape menggunakan lensa 70-210mm? Pasti kita akan sulit menangkap semua view, dan sibuk maju mundur untuk mencari angle. Jika anda ingin menghasilkan foto yang unik, bisa menggunakan lensa Fish Eye.

3. Filter
Lengkapi filter lensa anda dengan filter:
CPL Filter : Untuk lebih mendapatkan saturasi warna yang cool, lebih dalam, memekatkan warna biru pada langit, menghilangkan pantulan, dan lain sebagainya.
ND Filter : Untuk menurunkan exposure, untuk mendapatkan slow exposure speed.
Graduated ND Filter : Untuk memberikan efek gradasi warna antara bagian atas dan bawah foto, misalnya antara langit dan daratan.

4. Diafragma
Gunakan bukaan Diafragma yang lebih kecil dari F10 (F11, 13, 15, dst). Agar titik fokus dan tajam menjadi luas dan dapat mencangkup semua sisi dari foto.

5. ISO
Gunakan iso yang rendah (100 atau 200) untuk menghasilkan gambar yang halus dan jernih, dan tentunya tidak noise.

4. Tripod
Memakai tripod pada saat memotret dapat memberikan hasil yang sempurna dalam mengambil gambar. Mencegah dari terjadinya shake pada saat shuttering.

5. Cari Lokasi
Setelah semuanya sudah siap, sekarang waktunya mencari lokasi yang tepat untuk foto Landscape. Penentuan lokasi ini menjadi hal yang penting sebelum memotret, jika anda seseorang yang sudah berpengalaman / sering foto landscape, tentu nilai tambah jika anda mencari lokasi yang unik, yang belum sering kita temui fotonya di media. Tetapi jika anda termasuk pemula, maka lokasi-lokasi yang umum dapat dijadikan tempat latihan. Pencarian lokasi bisa dilakukan lewat media Internet.

6. Waktu Yang Tepat.
Setelah kamera siap, sudah mendapatkan lokasi yang dituju, sekarang menentukan waktu yang pas untuk berangkat. Waktu terbaik dalam memfoto landscape terbagi jadi 3 bagian. Yaitu pagi, dari sunrise sampai jam 09.00, sore dari jam 16.00 sampai sunset, atau malam hari. Semua mempunyai sisi-sisi menarik yang nanti tinggal dicocokan dengan objek foto. Contoh, semisal ingin memfoto sawah, maka waktu yang baik adalah pagi hari. Foto pantai, lebih indah jika kita dapat mengambil kondisi sunset. Sedang untuk foto kota, malam hari menjadi waktu yang berharga untuk memfoto, dengan tujuan mengambil keramaian lampu kota.

Setelah sampai di lokasi, maka berikutnya adalah Tips untuk memfoto Landscape.

Tips Foto Landscape

1. Sisi Menarik (Eye Catching)
Setelah sampai di lokasi, mulailah mengasah kemampuan mata anda. Anda harus pintar dalam menentukan sisi menarik mana dari sebuah lokasi yang akan anda foto. Ingin yang umum? Atau yang unik? Semua tergantung pilihan anda. Karena jika kita hanya asal jepret, maka hasil yang dihasilkan akan umum juga, dan akan sia-sia jika anda menggunakan DSLR. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ada untungnya jika anda explore lokasi tersebut mulai dari ujung ke ujung, agar mendapatkan sisi menarik yang unik.

2. Foreground (FG)
Jika sudah menemukan spot yang menarik, mulai untuk menata angle. Ada baiknya dengan mencari Foreground dari Landscape yang akan anda foto. Tujuannya untuk memberikan efek framming dan komposisi foto menjadi beragam. Contoh, gunakan tumpukan batu sebagai Foreground, kemudian Background nya adalah pantai. Atau FG berupa daun, dan BG nya adalah pantai.

3. Titik Fokus
Carilah titik fokus dalam sebuah spot. Semisal, anda akan memfoto pantai. Jika tidak ada objek atau titik fokus selain pantai tersebut, maka foto tersebut akan menjadi flat, dan terkesan foto biasa saja. Tetapi jika anda memasukkan objek semisal pemancing, kapal nelayan, layang-layang, atau apapun yang bisa dijadikan “Bumbu” dalam foto itu, maka foto akan terlihat lebih hidup.

4. Pembagian View
Maksudnya adalah, bagaimana cara kita dalam meng-capture view yang menarik (yang ingin ditonjolkan) dan view pelengkap. Langsung ke contoh aja ya, semisal kita ingin memfoto pantai, maka dapat kita lihat perbandingan antara pasir (Daratan) dan langitnya. Lebih indah mana? Lebih menarik mana? Dan lebih dramatis mana? Jika lebih menarik daratannya, maka lebih bagus jika anda memperbanyak porsi view daratan pada foto anda. Persentasenya bisa di asumsikan: 30% Langit, 70% Daratan. Bagitu juga sebaliknya jika yang lebih menarik adalah bagian langit.

5. Horizon Foto
Jangan lupakan bagian yang satu ini, mengatur horizon foto agar lurus tidak miring. Seringkali kita lupa masalah yang satu ini, mungkin karena terburu-buru ingin memfoto. Jadi sebaiknya foto landscape dilakukan dengan tenang, atur posisi tripod dengan benar, agar dapat mengambil gambar yang sempurna.

6. Landscape dan Portrait
Sebaiknya untuk foto Landscape menggunakan foto framming Landscape, karena view yang didapat bisa lebih luas dan lebar. Tetapi bukannya harus selalu mode Landscape, mode Portrait juga bagus untuk memfoto view/object yang berkomposisi vertikal. Contoh, foto air terjun, foto sungai, dan lain-lain.

7. Moment dan Movement
Point ini menjadi pelengkap yang sangat penting, dimana kita tidak hanya meng-capture benda yang tidak bergerak saja, tetapi ikut memasukkan benda/objek yang bergerak. Contoh, jika kita memfoto sungai, maka lebih indah jika gerakan air tertangkap kamera. Caranya?? Anda bisa menggunakan Shutter Speed yang rendah, atau dengan memasang Filter ND pada lensa anda. Contoh lain, nelayan sedang melempar jaring, burung yang berterbangan di langit, dan lain-lain.

Demikian tips dan saran dari kami untuk menghasilkan foto Landscape yang menarik, unik, dan indah dipandang. Jika ada kekurangan atau kesalahan dalam penulisan kami mohon maaf. Point-point diatas berdasarkan atas pengalaman kami dan sejumlah sumber dari rekan-rekan fotografi lainnya.

Penulis: Andario Dwi
Dari berbagai sumber.
Copyright Nine Photoworks 2012

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s