Review Nikon D80

Nine Photoworks, Nine Photowork, Nine, Photoworks, Photography, Photographer, Personal, Portrait, Portfolio, Couple, Group, Fotografi, Tips, Fotografer, Prewedding, Wedding, Foto Manten, Yogyakarta, Jogjakarta, Nikon, Canon, Leica, Tips Fotografi, Foto Pernikahan, Review Kamera, Camera Review, DSLR, SLR, Digital Camera, Kamera Digital, Exposure, Metering, Tutorial, Trik, D80, Nikon D80.Selamat pagi sahabat Nine, pagi yang cerah di awal bulan ini. Pastinya kantong ga kosong lagi kan..:D Pagi ini kami coba mengulas review sebuah kamera DSLR lama, yaitu Nikon D80. Kenapa kok malah review kamera lama?? Seperti pada artikel kami sebelumnya, kamera DSLR lama bukan berarti jelek, ketinggalan jaman, ketinggalan fitur dan kualitas, tapi malah di beberapa kasus merupakan kebalikannya. Artinya, kamera lama pun dapat menyaingi kualitas dari kamera baru jaman sekarang. Pernahkan sahabat mendengar kata-kata “Produk jaman dulu lebih awet & berkualitas” ?? Tidak hanya pada produk elektronik saja, mesin sepeda motor / mobil pun banyak yang bilang bahwa produk lama itu “Bandel”, kuat, dan tahan lama. Begitu juga dengan kamera DSLR, produk lama mungkin secara fitur memang kalah dengan produk baru, tetapi dalam hal yang lain? Belum tentu…:) Berikut kami ulas sedikit review tentang Nikon D80, yang merupakan kakak dari Nikon D90.

Nine Photoworks, Nine Photowork, Nine, Photoworks, Photography, Photographer, Personal, Portrait, Portfolio, Couple, Group, Fotografi, Tips, Fotografer, Prewedding, Wedding, Foto Manten, Yogyakarta, Jogjakarta, Nikon, Canon, Leica, Tips Fotografi, Foto Pernikahan, Review Kamera, Camera Review, DSLR, SLR, Digital Camera, Kamera Digital, Exposure, Metering, Tutorial, Trik, D80, Nikon D80.Nikon DSLR D80

Tipe Kamera : Digital Single Lens Reflex Camera
Klasifikasi : Semi Pro DSLR
Tahun Keluar : 2006
Buatan : Nikon Thailand
Harga Second (Body Only) : 3.500.000 – 4.700.000

Sensor :
23.6 x 15.8 mm CCD sensor
Nikon DX format (1.5x FOV crop)
10.8 Megapixel (10.2 million effective pixels)

Mari kita bahas masalah sensor terlebih dahulu. Sensor dari D80 ada CCD, kelebihan dan kekurangan dari CCD adalah (dari berbagai sumber):
– Sensor CCD menghasilkan foto kualitas tinggi, tajam, lebih sensitif terhadap cahaya.
– Sensor CCD telah diproduksi masal dalam jangka waktu yang lama sehingga lebih matang. Kualitasnya lebih tinggi dan lebih padat pikselnya.
– Noise pada ISO yang lumayan tinggi (> 800)
– Pemakaian tenaga yang besar (lebih boros dari CMOS)

Tetapi, dalam implementasinya, kami menemukan bahwa kekurangan dari sensor CCD tidaklah berarti. Dari pengalaman kami menggunakan D80, maka dapat kami simpulkan:
– Pemakaian tenaga yang besar tidak terlalu merugikan, terbukti dengan baterei isi full dapat dipakai untuk 400 shoot.
– Noise yang terjadi dapat diminimalisir dengan penggunaan flash
– Tingkat ketajaman yang tinggi, saturasi warna yang indah, dan kontras yang lebih baik dibanding sensor CMOS. Sangat bagus untuk foto model, landscape dan lainnya. Dan atas dasar itu, maka kami lebih memilih D80 dibanding dengan D90.

Nine Photoworks, Nine Photowork, Nine, Photoworks, Photography, Photographer, Personal, Portrait, Portfolio, Couple, Group, Fotografi, Tips, Fotografer, Prewedding, Wedding, Foto Manten, Yogyakarta, Jogjakarta, Nikon, Canon, Leica, Tips Fotografi, Foto Pernikahan, Review Kamera, Camera Review, DSLR, SLR, Digital Camera, Kamera Digital, Exposure, Metering, Tutorial, Trik, D80, Nikon D80.10 Megapixel adalah pixel yang cukup besar untuk menghasilkan foto sebesar 20R bahkan lebih. Dan ini penjelasan tentang Format DX yang kami copy dari beberapa sumber:
Format DX adalah format yang diberikan oleh Nikon untuk kamera-kamera yang memiliki sensor kecil (APS-C) . Yang mana format ini equal dengan film 23.6 x  15.7 mm. Karena memiliki sensor yang kecil, maka ada sejumlah perbedaan antara format ini dengan format 35mm ( Full-frame ). Pada kamera dengan format DX, dikenal adanya cropping – factor. Dimana dengan ada nya faktor cropping ini maka ada perubahan pada panjang focal, Cropping –factor untuk semua format nikon DX adalah 1.5x. Dimana karena sensor gambar pada kamera ini kecil, maka panjang fokal nya juga akan menjadi lebih kecil. Penjelasan gampang nya adalah begini,  jika sebuah lensa memiliki panjang fokal 28mm, maka jika dipasang pada kamera full-frame /  35mm akan menjadi lensa wide alias tetap 28mm. Namun jika dipasang pada kamera bersensor DX, maka ia setara dengan 1.5 x 28 =  40mm atau setara dengan lensa normal untuk bodi full-frame, jadi pada kamera DX, factor cropping 1.5x berfungsi sebagai pengali.

Image sizes:
3872 x 2592 (Large, 10.0 MP)
2896 x 1944 (Medium, 5.6 MP)
1936 x 1296 (Small, 2.5 MP)

File formats:
NEF (12-bit compressed RAW)
JPEG (EXIF 2.21)
NEF + JPEG

Lens mount:
Nikon F mount (with AF coupling & AF contacts)

Lens compatibility:
DX Nikkor : All functions supported
Type G or D AF Nikkor : All functions supported

Autofocus:
TTL phase detection
Nikon Multi-CAM 1000 autofocus module

Focus area:
Normal: 11 areas, single area or group can be selected
Wide: focus area can be switched to center wide-frame focus area

Exposure mode:
Digital Vari-program: Auto, Portrait, Landscape, Close up, Sports, Night landscape, Night portrait
Programmed auto (P) with flexible program
Shutter-priority auto (S)
Aperture priority auto (A)
Manual (M)

Metering:
3 mode through-the-lens (TTL) exposure metering system
3D color matrix metering II
420-pixel RGB sensor
Center-weighted: Weight of 75% given to 6, 8, or 10-mm circle in center of frame
Spot: Meters 3.5 mm circle (about 2.5% of frame) centered on active focus area

Meter coupling:
Combined CPU and AI

Exposure compentation :
+/- 5 EV
1/3 or 1/2 EV steps

ISO:
Auto ISO (customizable)
ISO 100 – 1600
ISO 2000 equiv. (HI 0.3)
ISO 2500 equiv. (HI 0.7)
ISO 3200 equiv. (HI 1.0)

Shutter:
Electronically controlled vertical-travel focal plane shutter
30 to 1/4000 sec *
1/3 or 1/2 EV steps
Flash X-Sync: up to 1/200 sec *
Bulb

White balance:
Auto (TTL white-balance with 420 pixels RGB sensor *)
6 manual modes with fine-tuning
Kelvin color temperature
Preset white balance (immediate or from photo)
White balance bracketing possible

Image parameters:
Preset modes: Normal, Softer, Vivid, More Vivid, Portrait, B&W
Sharpening: Auto, 6 levels
Tone: Auto, 5 levels, Custom curve
Color mode: Ia (sRGB), II (Adobe RGB), IIIa (sRGB)
Saturation: Auto, 3 levels
Hue: -9° to +9°

High ISO NR:
Normal
Low
High
Off

LCD monitor:
2.5″ TFT LCD
230,000 pixel TFT
170 degree viewing angle

Flash control:
TTL : TTL flash control by 420 pixel RGB sensor
Built-in Speedlight: i-TTL balanced fill-flash or standard i-TTL flash

Flash Sync speed:
1/200 sec

Storage:
Secure Digital / Secure Digital HC (SD/SDHC)
FAT / FAT32
Supports firmware update via SD card

Nine Photoworks, Nine Photowork, Nine, Photoworks, Photography, Photographer, Personal, Portrait, Portfolio, Couple, Group, Fotografi, Tips, Fotografer, Prewedding, Wedding, Foto Manten, Yogyakarta, Jogjakarta, Nikon, Canon, Leica, Tips Fotografi, Foto Pernikahan, Review Kamera, Camera Review, DSLR, SLR, Digital Camera, Kamera Digital, Exposure, Metering, Tutorial, Trik, D80, Nikon D80.Demikian sedikit ulasan tentang Nikon D80. Dan berikut beberapa kesimpulan yang kami himpun dari beberapa situs dan dari pengalaman kami.

Kelebihan:
– Resolusi yang sangat baik, tingkat ketajaman yang sangat tinggi, saturasi warna yang baik.
– Body yang sangat baik, enak ditangan, material yang berkualitas.
– Sangat cepat untuk menghidupkan kamera, begitu juga pada waktu mematikan, cepat dalam memproses data ke media penyimpanan.
– Auto fokus yang sangat cepat dan akurat.
– Lampu auto fokus yang sangat membantu dalam mencari titik fokus.
– Adanya fitur High Noise Reduction yang sangat membantu dalam ISO tinggi.
– Fitur kamera yang lengkap.
– Tombol pengaturan yang letaknya nyaman di tangan.
– Besar dan ketajaman LCD yang baik. Menghasilkan warna yang sesuai dengan hasil fotonya. (Dibeberapa kamera, yang terjadi adalah adanya perbedaan antara hasil foto di LCD dengan hasil foto di komputer, seperti yang terjadi di Nikon D90).

Kekurangan:
– Noise yang cukup mengganggu di 800 atas.
– Baterei yang sedikit sekali lebih boros daripada kamera sensor CMOS
– White Balance yang kurang natural, perlu adanya pengaturan lebih lanjut.
– Maksimum Shutter Speed yang kurang (1/4000), dibanding dengan D70 (1/8000)

Demikian sedikit ulasan dari kami tentang Nikon D80. Semoga dapat membantu sahabat dalam membeli kamera. Dan jangan lupa yang terpenting adalah The Man Behind The Camera. Kalau ada yang lebih murah dengan kualitas yang bagus, kenapa harus beli yang mahal?? Kalo ada yang second tapi dengan hasil menjanjiakan, kenapa harus beli yang baru??😀

Sumber:
Source #1
Source #2
Source #3

4 thoughts on “Review Nikon D80

  1. yapz..awalnya mau menjatuhkan pilihan ke D90 namun banyak master dari kalangan pro menyarankan coba cari yang mendekati, namun dengan kualitas mumpuni akhirnya setelah beberapa bulan searching di sana-sini banyak yang menyaran kan ke D80 disamping harga lebih bersahabat namun kualitas tidak kalah hebat dari D90🙂

    -Salam Hangat-

  2. Setuju kalo diliat d80 warnanya lebih natural, contrast lebih bagus dari d90, kebetulan punya keduanya d80 dan d90 tp untuk kondisi low light d90 lebih bagus, perbandingannya saya coba d80 iso 800 d90 cukup memakai iso 250-320 intinya noise d80 lebih banyak

  3. Jelas mas, kan sudah saya ulas diatas, krn D80 & D90 pnya sensor yg berbeda. Tp sekiranya qta jarang utk sesi malam hari ya buat apa? Memilih kamera dengan kemampuan ISO Tinggi tpi meninggalkan kamera dengan Tone + Ketajaman khas sensor CCD. Terkecuali jika penggunaan qta lebih pada Low Light, memang D90 mantap..;)

  4. masalah low light lebih bagus manfaatkan tripod, dan pake teknik long exposure hasil photo lebih bagus pake iso 100 juga udah bisa, jadi soal noise udh ke tutup toh…. klo saya lebih milih nikon d80 ketimbang d90 soalnya cmos sensornya terlalu pucat warnanya… memang sih bisa di atur di post proc, tapi hasil warna ngga akan natural…. beda dengan ccd…

    kesimpulan:
    foto lowlight menurut saya lebih bagus pake long exposure iso 100

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s